BANTU BIAYA HIDUP DEK INTAN

On January 18, 2017
Bantu adik2 yatim dengan LIKE dan SHARE Artikel ini

Bismillahirrahmanirrahim,

Pagi yang indah kami teman-teman mahasiswa Universitas di Surakarta berkunjung ke salah satu rumah warga di Sawah Karang, Jebres, Surakarta. Kami disambut dengan senyum ramah Ibu dari seorang anak yang tinggal dirumah tersebut. Sedikit ramah tamah kami berbicara dengan Ibu Suryanti tentang keadaan keluarga. Beliau adalah ibu dari seorang anak yang bernama Mariyuana Intan. Dek Intan begitulah panggilannya. Dek Intan dilahikan dengan berat sekitar 1,8kg dan lahir prematur 6 bulan. Ketika Dek Intan lahir, hanya tangisan yang mewarnai kesehariannya.

Kondisi Dek Intan

Kondisi Dek Intan

Namun, ibunya belum curiga dengan keadaan Dek Intan. Hinggga berjalan 1 sampai 2 tahun, ibu Dek Intan mulai gelisah dengan perkembangan Dek Intan yang tidak bisa bicara, hanya bisa terbaring dan sering menangis saat makan. Diusia 2 tahun, Dek Intan dibawa ke salah satu rumah sakit di Surakarta. Dokter mengatakan bahwa tenggorokan Dek Intan kecil. Begitu juga dengan otak, tulang dan beberapa organ lainnya. Hal ini disebabkan Dek Intan lahir di usia 6 bulan. Makan dan minum Dek Intan semakin sulit karena hal tersebut.

Disaat itulah ibu Dek Intan benar-benar harus menerima kekurangan putrinya. Dek Intan sempat diterapi beberapa tahun saja. Alhamdulillah gratis karena dapat kartu jamkesmas. Diusia kira-kira 4 tahun ia sudah tidak terapi lagi. Ia tumbuh dengan keterbatasan fisik. Walaupun begitu Dek Intan semakin sehat dan tidak pernah rewel. Ia hanya bisa terbaring di atas kasur. Kebutuhan paling banyak adalah susu dan pempers. 4 kotak Susu coklat 400gr dalam 1 bulan . Pempers 3 sampai 4 dalam sehari. Karena keadaaan putri tercintanya yang seperti itu, ibunya tidak bisa bekerja jauh. Ia hanya bekerja di laundry dekat rumah. Karena hanya ibunyalah yang bisa mengurus Dek Intan. Dari makan, minum dan buang air besar.

Kami menjenguk Dek Intan di rumahnya

Kami menjenguk Dek Intan di rumahnya

Ibu Dek Intan adalah seorang wanita pilihan Allah. Beliau memiliki kesabaran yang luar biasa. Pelajaran termahal selanjutnya adalah betapa kekayaan sangat dekat dengan kita. Hanya keimanan dan kesehatan yang Allah SWT berikan kepada kita sudah cukup untuk menunjukan bahwa Allah SWT begitu mencintai kita. Karena hakikat kekayaan bukan terletak pada banyaknya harta, melainkan pada seberapa besarnya kita mensyukuri nikmat yang telah Allah SWT berikan pada kita. Semangat Berbagi menebar inspirasi.

Kami rekan-rekan mahasiswa menggalang dukungan dari publik melalui Kitabisa.com untuk membantu Dek Intan. Donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung kepada keluarga adik kami, Mariyuana Intan.

Cara Donasi :

  1. Buka link : https://kitabisa.com/biayahidupintan, klik tombol merah “DONASI SEKARANG“,
  2. Isi data dan pilih cara pembayaran,
  3. Transfer ke nomer rekening yang muncul dan bantu sabarkan campaign ini melalui social media anda.

Semoga budi baik Bapak dan Ibu mendapatkan balasan seribu kali lipat dari Allah SWT dan berbalas surga. Amiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


6 − = five

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>